Jumat, 22 April 2011

sembuh karena sodaqah

Aku adalah seorang ibu yang mana suamiku adalah seorang pengusaha sukses dalam bidang jual beli kendaraan mewah seperti : jaguar,Ferrari,BMW …
Pagi hari itu aku mual-mual aku mengadu pada suamiku kemudian suamiku mengajak aku ke dokter kandungan, kabar bahagia datang ternyata aku mengandung anak pertamaku buah perkawinan dengan suamiku. Hari demi hari bulan demi bulan telah kulewati bersama janin yang ada di dalam rahim ku. Minggu pertama pada bulan ke 9 perutku sudah mual-mual, kemudian minggu kedua aku melahirkan seorang anak laki-laki yang sangat sehat.
Hidungnya mancung seperti suamiku. Kuberi nama David. Bulan ke 3 kelahirannya ia selalu menagis,badannya panas,dan muntah-muntah, aku heran dengan keadaannya,lalu aku membawanya ke dokter, kabar buruk ku terima dari dokter,memeriksa anakku ternyata anakku mempunyai penyakit yang dokter pun belum pernah menangani penyakit langka ini, 5 tahun kemudian anakku malah semakin memburuk, saran dokter ku ikuti bulan agustus 2007 membawa anakku ke singapura untuk tahap pengobatan. Bukannya kesembuhan yang di dapat anakku, malah penyakit langkanya itu semakin memburuk, aku sempat berputus asa dengan hal ini. Singapura ku tinggalkan, kemudian di Indonesia aku mengikuti pengajian di sebuah majelis taklim, aku mencurahkan semua isi cobaanku kepada Ustad yang sedang memimpin acara pengajian, hanya 1 kata jawaban dari ustad yaitu “bershadaqohlah”. Kemudian aku dan suamiku bersepakat untuk men shadaqohkan semua mobil mewah milik perusahaan kami, aku bahagia setelah bershadaqoh bulan ke bulan kondisi anakku semakin membaik walaupun harta kami terkuras, aku cukup senang dan aku bersukur akhir tahun 2009 anakku positive sembuh dengan usaha ibadahku dan keluargaku yang menshadaqohkan hampir semua harta kekayaanku.

0 komentar:

Posting Komentar